Jumat, 20 Januari 2023

LAPORAN BEST PRACTICE PROGRAM PENINGKATAN PRESTASI PEMBELAJARAN

 

 

LAPORAN BEST PRACTICE

PROGRAM PENINGKATAN PRESTASI PEMBELAJARAN

  

                      

Lokasi

SMAN NGORO JOMBANG

Lingkup Pendidikan

Sekolah Menengah Atas

Tujuan yang ingin dicapai

Meningkatkan pemahaman peserta didik dalam memahami materi Apresiasi Karya Seni Rupa 3D, serta membuat Karya Seni Rupa 3D dari bahan clay

Penulis

Krisna Trinurtitasari, S. Pd

Tanggal

20 Januari 2023

Situasi:

Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini.

 

Latar belakang masalah dari pembelajaran adalah :

1.      Pemahaman literasi dan numerasi yang masih rendah oleh peserta didik memang saat ini cukup banyak, dikarenakan guru kurang membiasakan kegiatan literasi dan numerasi pada pembelajaran. Selain itu kurangnya usaha guru untuk mencari sumber referensi literasi yang sesuai dengan pembelajaran, karena beranggapan bahwa berkarya 3 Dimensi hanya praktek saja dengan mengedepankan imajinasi dan kreatifitas, tanpa perlu mendalami teori melalui membaca dan memahami perannya untuk kebutuhan sehari-hari.

2.      Numerasi yang berkaitan dengan angka dan hitungan memang terkesan tidak terlalu penting dalam seni budaya, namun pada kenyataannya pemahaman numerasi sangat penting dalam percampuran warna, komposisi bahan dalam berkaryaseni rupa 3 Dimensi.

3.      HOTS yang merupakan kemampuan seseorang untuk berpikir tingkat tinggi, merupakan hal yang terkadang jarang dibiasakan guru kepada peserta didiknya. Hal tersebut berdampak pada rendahnya kemampuan peserta didik untuk bisamemahami HOTS pada pembelajaran Apresiasi Karya Seni Rupa 3 Dimensi. Pada kenyataannya pembelajaran ini sangat membutuhkan HOTS dalam mengidentifikasi, analisis, evaluasi, merancang dan mencipta karya 3Dimensi.

Mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, karena kegiatan literasi, numerasi dan HOTS sangat perlu dipahami peserta didik dalam pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran PBL dan PJBL. Sehingga peserta didik menjadi aktif dan interaktif secara mandiri, terutama bagi peserta didik yang kurang percaya diri, pendiam dan kurang aktif dalam pembelajaran seni rupa khususnya berkarya seni rupa 3Dimensi.

Peran dan tanggung jawab saya sebagai guru dalam pembelajaran ini adalah sebagai fasilitator dalam membersamai peserta didik akan pentingnya pembelajaran ini mulai dari sekolah sampai penerapannya dalam kehidupan. Semua rencana tersebut saya aplikasikan melalui pembuatan modul ajar yang didalamnya terdapat model pembelajaran, bahan ajar, materi ajar, media pembelajaran, sumber belajar, LKPD, format penilaian dan refleksi pembelajaran.Serta menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, menyenangkan, gembira dan bermakna sehingga tujuan pembelajaran dan tentunya hasil belajar peserta didik sesuai dengan yang diharapkan.


Tantangan :

Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat,

 

Dari analisis hasil kajian wawancara dan kajian literatur penyebab dari tujuan pembelajaran yang ingin dicapai yaitu meningkatkan pemahaman literasi, numerasi dan HOTS pada pembelajaran Apresiasi karya seni rupa 3 Dimensi,antara lain :

        1.      Guru belum menerapkan model pembelajaran yang sesuai untuk             pembiasaan literasi dan numerasi pada pembelajarannya.

        2.      Guru kurang mendalami metode pembelajaran berbasis HOTS

        3.      Perlunya pembuatan media pembelajara

 

Dari penyebab diatas, tantangan yang dihadapi guru antara lain :

        1.      Guru harus memilih dan menerapkan model pembelajaran yang             sesuai dengan pembiasaan literasi, numerasi dan HOTS.

        2.      Guru harus mampu menyiapkan bahan ajar, materi ajar dan media         pembelajaran yang sesuai dan efektif untuk peserta didik.

        3.      Guru harus membiasakan literasi dan numerasi kepada peserta             didik dalam pembelajaran gambar perspektif.

        4.      Guru meningkatkan kata kerja operasional, seperti C3, C4 dan C6         pada pembelajaran gambar perspektif.

        5.      Guru memotivasi peserta didik untuk semangat mengikuti                     pembelajaran dengan kaitannya dengan kehidupan nyata.

Dilihat dari tantangan tersebut, bisa disimpulkan bahwa tantangan yang dihadapi melibatkan guru dari sisi kompetensi yang harus dimiliki guru yaitu kompetensi pendagogik dan profesional. Sedangkan dari sisi peserta didik adalah motivasi belajar. Disamping itu ada juga kepala sekolah, guru dan teman sejawat sebagai nara sumber untuk memberikan saran dalam kemajuan pendidikan di sekolah.


Aksi :

Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini

 

Langkah-langkah yang dilakukan oleh guru sesuai tantangan yang dihadapi antara lain:

1.      Pemilihan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi pelajaran dan karakteristik peserta didik. Guru memilih model pembelajaran PBL(Problem Based Learning) dan PjBL (Project Based Learning).

2.      Sumber daya yang diperlukan dalampemilihan medel pembelajaran PBL dan PjBL, antara lain pemahaman akan karakter peserta didik,kompetensi guru akan model-model pembelajaran, juga pemahaman guru akanmateri pembelajaran.

3.      Menerapkan literasi dan numerasi pada setiap pembelajaran seni rupa.

 

Strategi yang digunakan untuk menunjang langkah-langkah tersebut, antara lain :

        1.      Melakukan diskusi dan wawancara dengan pakar, kepala sekolah,         guru dan teman sejawat.

        2.      Mencari literatur yang sesuai, untuk mendukung langkah aksi.

        3.      Fokus kepada student centerselama pembelajaran berlangsung.

        4.      Menjadi fasilitator dan mediator bagi peserta didik selama                     pemecahan masalah berlangsung.

        5.      Mengapresiasi hasil belajar peserta didik.

        6.      Merefleksi pembelajaran bersama peserta didik pada akhir                    pembelajaran

 

Proses yang dilakukan adalah :

 

      1.      Mendesain modul ajar beserta lampiran-lampiran yang                          dibutuhkan seperti bahan ajar, LKPD, instrument penilaian,                 media pembelajaran, dan platform yang akan digunakan dalam              pembelajaran.

2.      Memberikan motivasi kepada peserta didik dengan literasi berita yang actual terkait dengan cara meningkatkan kemampuan dalam berkarya seni rupa 3 Dimensi

3.      Menyiapkan kondisi peserta didik agar siap mengikuti proses pembelajaran.

4.      Memberitahukan kepada peserta didik pentingnya materi yang akan dipelajari dalam kehidupan mereka sehari-hari.

5.      Mendorong rasa ingin tahu dan semangat peserta didik dengan memberikan topik-topik sesuai dengan ketertarikan mereka.

6.      Membimbing peserta didik selama proses pembelajaran atau saat mengerjakan LKPD baik secara individu maupun kelompok.

7.      Melakukan proses penilaian dan observasi hasil pembelajaran apresiasi karya seni rupa 3 Dimensi

8.      Memberikan kesempatan peserta didik untuk mempresentasikan hasil kerja mereka dan akan ditanggapi oleh peserta didik lain.

9.      Melakukan refleksi kegiatan pembelajaran.

 

Sumber daya yang diperlukanan atara lain :

1.      Pakar

2.      Kepala sekolah

3.      Guru

4.      Teman sejawat

5.      Peserta didik

Potensi sumber daya untuk mendukung aksi ini, antara lain:

1.      Guru memiliki ketertarikan yang sama dengan siswa, sehingga mudah ketika membahas topik yang sesuai dengan minat/ ketertarikan siswa demi meningkatkan antusias siswa

2.      Antusias siswa yang sangat tinggi saat literasi berita yang aktual sesuai dengan materi yang diajarkan, sesuai kaitannya dengan kehidupan sehari-hari

3.      Memiliki teman-teman sejawat yang juga kreatif dan inovatif dalam mengembangkan pembelajaran yang menyenangkan sangat memotivasi saya

 

Refleksi Hasil dan dampak

Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif?  Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut

 

A.  Dampak Aksi

1.      Siswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran

2.      Siswa tidak bosan dalam mengikuti proses pembelajaran

3.      Siswa akan terbiasa menggunakan gadget sebagai media pembelajaran

4.      Siswa dapat mengubah kebiasaan mereka dalam memanfaatkan gadget

5.      Pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, aktif, dan bermakna untuk siswa.

6.      Siswa semakin tertantang, bersemangat dan kreatif dalam belajar

7.      Motivasi belajar siswa meningkat

8.      Keberhasilan belajar siswa meningkat

9.      Siswa dapat menjawab pertanyaan dari tingkat factual hingga metakognitif (kemampuan berpikir kritis – kemampuan berpikir tingkat tinggi)

10.  Siswa berani mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas dengan baik dan benar

11.  Pembelajaran yang berpusat pada siswa dapat terlaksana


 B. Hasil efektif:









Berdasar hasil tersebut perlunya tindak lanjut guru dalam pembelajaran berikutnya yaitu:

1. Memotivasi siswa dengan literasi yang actual, yang menghubungkan dengan kehidupan sehari-hari

2. Membuat media pembelajaran untuk memudahkan siswa dalam pembelajaran

3. Membuat modul pembelajaran sesuai dengan tingkat kebutuhan siswa disekolah tersebut

4. Membuat LKPD sesuai tujuan pembelajaran dan didesain dengan menarik

 

 

Demikian hasil praktik baik yang telah saya kerjakan. Penting bagi saya untuk terus berbenah dan berupaya lebih baik lagi kedepannya, terimakasih dan mohon saran kritiknya.itiknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar