LAPORAN BEST PRACTICE
PROGRAM PENINGKATAN PRESTASI PEMBELAJARAN
|
Lokasi |
SMAN NGORO JOMBANG |
|
Lingkup Pendidikan |
Sekolah Menengah Atas |
|
Tujuan yang ingin dicapai |
Meningkatkan pemahaman peserta didik dalam memahami materi Apresiasi
Karya Seni Rupa 3D, serta membuat Karya Seni Rupa 3D dari bahan clay |
|
Penulis |
Krisna Trinurtitasari, S. Pd |
|
Tanggal |
20 Januari 2023 |
|
Situasi: Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa
praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung
jawab anda dalam praktik ini. |
Latar belakang masalah dari pembelajaran adalah : 1. Pemahaman
literasi dan numerasi yang masih rendah oleh peserta didik memang saat ini
cukup banyak, dikarenakan guru kurang membiasakan kegiatan literasi dan numerasi
pada pembelajaran. Selain itu kurangnya usaha guru untuk mencari sumber
referensi literasi yang sesuai dengan pembelajaran, karena beranggapan bahwa berkarya
3 Dimensi hanya praktek saja dengan mengedepankan imajinasi dan kreatifitas,
tanpa perlu mendalami teori melalui membaca dan memahami perannya untuk
kebutuhan sehari-hari. 2. Numerasi
yang berkaitan dengan angka dan hitungan memang terkesan tidak terlalu penting
dalam seni budaya, namun pada kenyataannya pemahaman numerasi sangat penting
dalam percampuran warna, komposisi bahan dalam berkaryaseni rupa 3 Dimensi. 3. HOTS
yang merupakan kemampuan seseorang untuk berpikir tingkat tinggi, merupakan
hal yang terkadang jarang dibiasakan guru kepada peserta didiknya. Hal
tersebut berdampak pada rendahnya kemampuan peserta didik untuk bisamemahami
HOTS pada pembelajaran Apresiasi Karya Seni Rupa 3 Dimensi. Pada kenyataannya
pembelajaran ini sangat membutuhkan HOTS dalam mengidentifikasi, analisis,
evaluasi, merancang dan mencipta karya 3Dimensi. Mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, karena kegiatan literasi, numerasi dan HOTS sangat perlu dipahami peserta didik dalam pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran PBL dan PJBL. Sehingga peserta didik menjadi aktif dan interaktif secara mandiri, terutama bagi peserta didik yang kurang percaya diri, pendiam dan kurang aktif dalam pembelajaran seni rupa khususnya berkarya seni rupa 3Dimensi. Peran dan tanggung jawab saya sebagai guru dalam pembelajaran ini adalah sebagai fasilitator dalam membersamai peserta didik akan pentingnya pembelajaran ini mulai dari sekolah sampai penerapannya dalam kehidupan. Semua rencana tersebut saya aplikasikan melalui pembuatan modul ajar yang didalamnya terdapat model pembelajaran, bahan ajar, materi ajar, media pembelajaran, sumber belajar, LKPD, format penilaian dan refleksi pembelajaran.Serta menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, menyenangkan, gembira dan bermakna sehingga tujuan pembelajaran dan tentunya hasil belajar peserta didik sesuai dengan yang diharapkan. |
|
Tantangan : Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan
tersebut? Siapa saja yang terlibat, |
Dari analisis hasil kajian wawancara dan kajian literatur penyebab dari tujuan pembelajaran yang ingin dicapai yaitu meningkatkan pemahaman literasi, numerasi dan HOTS pada pembelajaran Apresiasi karya seni rupa 3 Dimensi,antara lain : 1.
Guru belum menerapkan model pembelajaran yang
sesuai untuk pembiasaan literasi dan numerasi pada pembelajarannya. 2.
Guru kurang mendalami metode pembelajaran berbasis
HOTS 3.
Perlunya pembuatan media pembelajara Dari penyebab diatas, tantangan yang dihadapi guru antara
lain : 1.
Guru harus memilih dan menerapkan model
pembelajaran yang sesuai dengan pembiasaan literasi, numerasi dan HOTS. 2.
Guru harus mampu menyiapkan bahan ajar, materi ajar
dan media pembelajaran yang sesuai dan efektif untuk peserta didik. 3.
Guru harus membiasakan literasi dan numerasi kepada
peserta didik dalam pembelajaran gambar perspektif. 4.
Guru meningkatkan kata kerja operasional, seperti
C3, C4 dan C6 pada pembelajaran gambar perspektif. 5.
Guru memotivasi peserta didik untuk semangat
mengikuti pembelajaran dengan kaitannya dengan kehidupan nyata. Dilihat dari tantangan tersebut, bisa disimpulkan bahwa tantangan yang dihadapi melibatkan guru dari sisi kompetensi yang harus dimiliki guru yaitu kompetensi pendagogik dan profesional. Sedangkan dari sisi peserta didik adalah motivasi belajar. Disamping itu ada juga kepala sekolah, guru dan teman sejawat sebagai nara sumber untuk memberikan saran dalam kemajuan pendidikan di sekolah. |
|
Aksi : Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi
tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa
saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk
melaksanakan strategi ini |
Langkah-langkah yang dilakukan oleh guru sesuai tantangan
yang dihadapi antara lain: 1.
Pemilihan
model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik
materi pelajaran dan karakteristik peserta didik. Guru memilih model
pembelajaran PBL(Problem Based Learning) dan PjBL (Project Based Learning). 2.
Sumber daya yang
diperlukan dalampemilihan medel pembelajaran PBL dan PjBL, antara lain pemahaman akan karakter peserta didik,kompetensi
guru akan model-model pembelajaran, juga pemahaman guru akanmateri
pembelajaran. 3.
Menerapkan literasi
dan numerasi pada setiap pembelajaran seni rupa. Strategi yang digunakan untuk menunjang langkah-langkah
tersebut, antara lain : 1.
Melakukan diskusi dan
wawancara dengan pakar, kepala sekolah, guru dan teman sejawat. 2.
Mencari literatur yang
sesuai, untuk mendukung langkah aksi. 3.
Fokus kepada student centerselama pembelajaran
berlangsung. 4.
Menjadi fasilitator
dan mediator bagi peserta didik selama pemecahan masalah berlangsung. 5.
Mengapresiasi hasil belajar
peserta didik. 6.
Merefleksi
pembelajaran bersama peserta didik pada akhir pembelajaran Proses yang dilakukan adalah : 1. Mendesain modul ajar beserta lampiran-lampiran yang
dibutuhkan seperti bahan ajar, LKPD, instrument penilaian, media
pembelajaran, dan platform yang akan digunakan dalam pembelajaran. 2.
Memberikan motivasi kepada peserta didik dengan literasi berita yang
actual terkait dengan cara meningkatkan kemampuan dalam berkarya seni
rupa 3 Dimensi 3.
Menyiapkan kondisi peserta didik agar siap mengikuti proses
pembelajaran. 4.
Memberitahukan kepada peserta didik pentingnya materi yang akan dipelajari dalam kehidupan mereka sehari-hari. 5.
Mendorong rasa ingin tahu dan semangat peserta didik dengan memberikan topik-topik sesuai dengan ketertarikan mereka. 6.
Membimbing peserta didik selama proses pembelajaran atau saat mengerjakan LKPD baik secara individu maupun kelompok. 7. Melakukan proses penilaian dan observasi hasil pembelajaran apresiasi karya seni rupa 3 Dimensi 8.
Memberikan kesempatan peserta didik untuk mempresentasikan hasil kerja mereka dan akan ditanggapi oleh peserta didik lain. 9.
Melakukan refleksi kegiatan pembelajaran. Sumber daya yang diperlukanan atara lain : 1.
Pakar 2.
Kepala sekolah 3.
Guru 4.
Teman sejawat 5.
Peserta didik Potensi sumber daya untuk mendukung aksi ini, antara lain: 1.
Guru memiliki ketertarikan yang sama dengan siswa, sehingga mudah ketika membahas topik yang sesuai dengan minat/ ketertarikan siswa demi meningkatkan antusias siswa 2.
Antusias siswa yang sangat tinggi saat literasi berita
yang aktual sesuai dengan materi yang diajarkan, sesuai kaitannya dengan
kehidupan sehari-hari 3.
Memiliki teman-teman sejawat yang juga kreatif dan inovatif dalam mengembangkan pembelajaran yang
menyenangkan sangat memotivasi saya |
|
Refleksi Hasil dan dampak Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang
dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif? Mengapa? Bagaimana respon orang lain
terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan
atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari
keseluruhan proses tersebut |
A.
Dampak Aksi 1.
Siswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran 2.
Siswa tidak bosan dalam mengikuti proses
pembelajaran 3.
Siswa akan terbiasa menggunakan gadget sebagai
media pembelajaran 4.
Siswa dapat mengubah kebiasaan mereka dalam memanfaatkan gadget 5.
Pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, aktif, dan bermakna untuk siswa. 6.
Siswa semakin tertantang, bersemangat dan kreatif dalam belajar 7.
Motivasi belajar siswa meningkat 8.
Keberhasilan belajar siswa meningkat 9.
Siswa dapat menjawab pertanyaan dari tingkat factual hingga metakognitif (kemampuan berpikir kritis – kemampuan berpikir tingkat tinggi) 10.
Siswa berani mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas dengan baik dan benar 11.
Pembelajaran yang berpusat pada siswa dapat terlaksana B. Hasil efektif: Berdasar hasil tersebut perlunya tindak lanjut guru dalam pembelajaran berikutnya yaitu: 1. Memotivasi siswa dengan literasi yang actual, yang menghubungkan dengan kehidupan sehari-hari 2. Membuat media pembelajaran untuk memudahkan siswa dalam pembelajaran 3. Membuat modul pembelajaran sesuai dengan tingkat kebutuhan siswa disekolah tersebut 4. Membuat LKPD sesuai tujuan pembelajaran dan didesain dengan menarik
|
Demikian hasil praktik baik yang telah saya kerjakan. Penting bagi saya untuk terus berbenah dan berupaya lebih baik lagi kedepannya, terimakasih dan mohon saran kritiknya.itiknya.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar